Dalam setahun terakhir, layar kaca Indonesia di penuhi oleh beberapa artis yang di liput bukan karena karyanya. Entah karena keunikan, skandal atau kehidupan pribadi, televisi memblow up mereka secara terus menerus layaknya seorang bintang. Mari kita lihat beberapa artis Ibukota kita yang menurut media layak diperbincangkan.
Anang
Entah harus bersyukur atau tidak atas percerainya dengan Mimihnya, Krisdayanti, Anang begitu produktif dalam menciptakan karya. Tidak hanya itu kehidupan pribadinya yang menjadi santapan lezat para infotaiment adalah salah satu penunjang untuk mengekspoitasi karyanya. Dia bagai pahlawan dikaumnya, para cowok berpenampilan pas-pasan dengan kulit sawo terlalu matang percaya dengan adanya uang dan masa lalu kelam dapat memperroleh pasangan sepeti Syahrini dan Ashanti. Semoga percintaan absurdnya kini bisa terus membuat karya utuk mempertahankan ke-eksisnyanya 2 tahun kedepan.
Syahrini
Beruntung bagi Syahrini karena Anang memiih dia untuk berduet menyanyikan singlenya. Beruntung lagi karena tahun ini 3 Diva tidak poduktif sehingga mereka Syahrini melaju tanpa persaingan yang berarti. Setelah cukup untuk ada permukaan, Syahrini meninggalkan Anang dan mencoba bersolo karir. Alhamdulillah yah... dengan dandanannya yang blink-blink tanpa sengaja Syahrini menciptakan kalimat yang pasti akan membuat kalian jengkel bilang mendengarnya.
Jupe-Depe
Pertikaian para pemilik “bemper” luar biasa Ibukota ini cukup menuai perhatian. Pertikaian ini dimulai ketika mereka beradu akting dalam film horror bokep “Arwah Goyang Karawang”. Entah Cuma sensasi atau memang betulan, yang jelas pertikaian mereka menjadi sebuah Headline di Infotaiment. Sampai sampai judul film pun diiganti “Arwah Goyang Jupe-Depe”. Imbasnya film yang mereka bintangi behasil ditonton 1,5 juta lebih. Sepertinya jika dibintangi juga oleh Farah Queen dan Melinda Dee mungkin jumlah penonton dapat mencapai 3 juta orang.
Briptu Norman
Tereksposnya dia dimedia adalah berkat video lypsincnya berjoget dan menyanyikan lagu india yang berderdar dari internet. Sosok uniknya inilah yang membuat media semakin diperbincangkan. Image polisi yang biasanya jaim, dan garang seolah hilang bila melihat dia. Sepertinya Polisi juga memanfaatkan dia sebagai ajang “mencari muka” kepada sipil atas image polisi yang dulu sudah melekat buruk. Akhirnya popularitasnya pulanya lah yang membuat dia berhenti menjadi polisi. Sepertinya Raam Punjabi sengaja menghubungi dia untuk mengisi soundtrack film dan sinetron besutan para sineas India.
Ayu Ting-ting
Jika kalian pergi kepasar, lapak vcd bajakan mendengar lagu “dimana... dimana... dimana...” orang inilah yang bertanggung jawab atas lagu tersebut. Entah karena takdir atau label dia yang bernaung telat mempromosikan siglenya, yang jelas lagu tahun 2007 ini baru menghantarkan penyanyinya dipuncak popularitas. Dengan berbekal single ajaibnya yng mengisi diberbagaimacam acara, program musik pagi-pagi pun mengontrak dia menjadi presenter.
Agnes Monica
Oke, prestasi Agnes Monica memang bisa dianggap luar biasa. Go Internasional itu memang sulit, yang ga semua kalangan mencapainya. Tapi seiring gencarnya infoitaiment meliput dia dari hal kecill sekalipun jelas membuat gerah. Banyak band indie yang sudah go internasional, The S.IG.i.T denngan tour Amerikanya, Gugun Blues Shellter yang baru-baru ini main di Hard Rock Calling, bahkan BottleSmoker yang baru selesai tour Asia Tenggara , mewakili Indoneia di Internatonal Art Festifal di Manila. Bukan bermaksud menjelek-jelekan Agnes, tapi mereka juga layak dapat publikasi media karena karyanya mendunia dan mengharumkan nama bangsa. Apa ada parameter “ Go International” tertentu untuk mendapatkan publikasi seperti Agnes?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar